Bapak Denny Caknan Sholat, ‘Kartonyono Medot Janji’ Mbledos

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin
Denny Caknan meraih 3 penghargaaan pada Anugerah Dangdut Indonesia 2021 /Foto: instagram @denny_caknan

Kartonyono neng Ngawi medot janjimu 

(Di Tugu Kartonyono Ngawi, kamu mengingkari janjimu)

Ambruk cagakku nuruti angen-angenmu 

(Habislah diriku menuruti semua keinginanmu)

Sak kabehane wis tak turuti    

(Aku sudah menuruti segala maumu)

Tapi malah mblenjani 

(Tapi ternyata, kau malah menghianati)

 

Sepenggal lagu ‘Kartonyono Medot Janji’ di atas merupakan karya Denny Caknan, penyanyi dangdut koplo asal Ngawi, Jawa Timur. Jikalau hadir dalam sebuah acara musik baik di kampung maupun di kota besar, banyak penyanyi yang mendendangkan lagu tersebut. Penontonnya pun banyak yang terhipnotis terbuai dalam syair dan iramanya.

Dari lagu tersebutlah, Denny Caknan mampu melejit dalam kancah dunia musik dangdut nasional dan beberapa kali satu panggung dengan seniman dangdut millenial seperti Ndarboy Genk, Hendra Kumbara, Guyon Waton, hingga sang maestro dangdut, almarhum Didi Kempot.

Dari ‘Kartonyono Medot Janji’juga Denny Caknan kerap menghiasi layar kaca, mulai dari tampil sebagai bintang tamu dalam acara talkshow hingga hadir dan berduet dengan Tiara dalam acara Grand Final Indonesia Idol 2020. Bahkan, pencipta lagu sekelas Anang Hermansyah berterus terang menyatakan kekagumannya kepada Denny Caknan.

“Saya fans kamu, Caknan. Saya juga lagu ‘Kertonyono Medot Janji’,” kata Anang dalam perhelatan ajang Idol tersebut.

‘Kertonyono Medot Janji’ juga mendapatkan viewer yang fantastis di Youtube, yakni sekitar 225 juta lebih (per 22 Oktober 2021). Jika dimonetisasi dengan angka moderat, semisal 0,5 USD setiap 1.000 view, maka pria bernama asli Deni Setiawan ini bisa memperoleh pendapatan dari Youtube sekitar Rp 1,6 miliar hanya dari lagu ‘Kertonyono Medot Janji’. Jumlah yang amat fantastis.

Namun, perjalanan Denny Caknan hingga menjadi artis papan atas tingkat nasional tidaklah mudah. Proses jatuh bangun ia lalui dalam kehidupan. Denny Caknan lahir dalam keluarga dengan tingkat ekonomi yang relatif pas-pasan.

Ayahnya tukang serabutan pekerja di beberapa proyek pembangunan jalan dan jembatan. Ibunya berjualan serabutan, kadang juga pernah jualan pentol (bakso yang terbuat dari tepung).

Denny Caknan sendiri pernah bekerja sebagai pegawai honorer kantor pemerintah setempat dengan gaji per bulan sekitar Rp 600-700 ribu. Yang lebih membuat sedih Denny Caknan, ia pernah terjerumus dalam judi, baik sebagai pemain togel maupun pengepul nomor, hingga dia memiliki utang lebih dari Rp 100 juta.

“Tiap pagi dan malam saya mengunci diri di kamar. Saya menangis memikirkan utang itu dan tidak ingin membebani orang tua,” kata Denny Caknan dalam wawancara di podcast Deddy Corbuzier berjudul DENNY CAKNAN, AKU JUDI, KAREP MATEEK PAAAK.

Dalam kondisi yang sedih itu, Denny Caknan kemudian menciptakan lagu serta membuat video klip ‘Kartonyono Medot Janji’. Dalam keadaan memiliki banyak utang, Denny Caknan meminjam uang lagi untuk proses produksi rekaman lagu tersebut hingga diunggah di Youtube. Denny Caknan pun kemudian menceritakan kegiatan tersebut kepada keluarganya, termasuk kepada ayahnya.

Denny Caknan bercerita bahwa ayahnya juga beberapa kali judi  namun dengan skala jauh kecil dibandingkan dengan dirinya. Ada kesamaan mengapa Denny dan ayahnya kerap berjudi: ingin menang untuk membayar utang dan menutupi kebutuhan keluarga. Namun, keduanya sama-sama kalah dan terlilit utang bank plecit (rentenir) karena judi, kendati dalam jumlah berbeda.

Dalam kondisi kalut, Denny Caknan kemudian mendekati ayahnya dan meminta secara khusus untuk sholat dan mendoakan agar lagu ‘Kartonyono Medot Janji’ bisa menjadi sumber rejeki melalui di Youtube, kendati ayah Denny Caknan tidak rajin sholat.

“Bapakku memang kadang judi, tapi dia tidak mabuk dan merokok”, Denny Caknan menambahkan dalam podcastnya, “juga tidak sholat.” Hasilnya, ‘Kertonyono Medot Janji’ bisa mengangkat derajat keluarga Denny Caknan. “Setelah Bapakku sholat, lagu ‘Kertonyono Medot Janji’ mbledos (meledak),” kata Denny Caknan dalam laman podcastnya berjudul NGOBROL BARENG CAK PERCIL.

Denny Caknan pun hingga kini takjub dengan pencapaian viewer dan antusias masyarakat Indonesia terhadap lagu ‘Kertonyono Medot Janji’. Ada faktor doa dari Ayahnya yang Denny Caknan percayai sebagai kunci kesuksesan.

“Kok bisa ya dulu saya menciptakan lagu ‘Kertonyono Medot Janji’ dan langsung meledak,” kata Denny Caknan kepada Deddy Corbuzier. “Saya juga bingung, kenapa kok ada lirik ‘belok kiri lurus wae’, ‘ojo ndelok spion’”, ujar Denny Caknan terheran-heran.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

IKUTI KAMI

%d blogger menyukai ini: