Diusung Capres 2024, Anies Baswedan Siapkan Museum Kitab dan Pusaka Islam Nusantara

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin
Anies Baswedan
Anies Baswedan tengah menyiapkan pembangunan perpustakaan dan kitab klasik Islam nusantara di Ponorogo. (ilustrasi).

SantrikertonyonoAnies Baswedan resmi diusung Partai Nasdem sebagai Capres dalam Pilpres 2024. Saat ini Anies Baswedan tengah menyiapkan pembangunan perpustakaan dan museum untuk pusaka dan kitab-kitab klasik Islam Nusantara di Tegalsari, Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Pusaka dan kitab-kitab klasik tersebut merupakan peninggalan Kiai Ageng Muhammad Hasan Besari atau Mbah Kasan Besari, yakni tokoh penyebar Islam awal abad ke-18 yang dihormati umat Islam Nusantara, khususnya kaum nahdliyin (NU).

Rencananya akan dibangun museum dan perpustakaan untuk pusaka dan kitab-kitab klasik peninggalan Mbah Kasan Besari. Kemudian rencananya juga ada home staynya,” tutur Kepala Desa Tegalsari Khoirul Huda, Senin (3/10/2022).

Perpustakaan, museum dan home stay rencananya akan bertempat di rumah peninggalan dzuriyah (keturunan) Mbah Kasan Besari. Dua bangunan lama itu berdiri di atas tanah seluas kurang lebih 4.000 meter persegi. Posisinya berdampingan.

Rumah lama berarsitektur limas itu juga berada satu lingkungan dengan makam serta kediaman Mbah Kasan Besari. Sebuah beranda panjang sebagai ciri khas rumah lama, menonjol di bagian depan.

Kemudian di dalam rumah terdapat sejumlah ruangan, yakni diantaranya ruang tamu, ruang keluarga lengkap dengan mebelair meja kursi, serta ruang belakang yang berfungsi sebagai dapur.

Rencananya kedua bangunan bercat kombinasi biru dan putih itu akan direnovasi tanpa menghilangkan bentuk aslinya. Menurut Huda, tanah berserta rumah peninggalan keluarga tersebut belum lama ini dibeli oleh Anies Baswedan.

Pembelian dilakukan pasca Anies menginap di kamar pribadi Mbah Kasan Besari. “Dibeli Pak Anies dan diperuntukkan masyarakat umum,”terang Huda. Sebelumnya Anies juga telah menjadi pemilik rumah joglo peninggalan Mbah Kasan Besari.

Joglo berusia 300 tahun dengan motif satria pinayungan itu dipasang di rumah Anies di Jakarta. Huda juga bercerita saat Anies Baswedan menginap di kamar peristirahatan Mbah Kasan Besari.

Peristiwa itu berlangsung pada pertengahan tahun 2021 lalu. Kata Huda, dirinya bersama beberapa orang Anies Baswedan ada di lokasi saat Gubernur DKI Jakarta itu tidur di kamar Mbah Kasan Besari.

Huda juga berinteraksi langsung dengan Anies, termasuk melihat bagaimana Anies melayani warga yang berkeinginan bercakap-cakap. Sepengetahuan Huda sebagai Kades Tegalsari, Anies Baswedan merupakan orang pertama sekaligus tokoh nasional yang berhasil tidur di kamar pribadi Mbah Kasan Besari.

Konon, banyak tokoh nasional yang menginginkan tidur di kamar pribadi Mbah Kasan Besari. Namun semuanya tidak berhasil. “Saat itu saya dan yang lain berada di ruang tamu. Sedangkan Pak Anies tidur di kamar Mbah Kasan Besari,” katanya.

Huda berharap Anies Baswedan segera merealisasikan pembangunan museum dan perpustakaan pusaka dan kitab-kitab Islam kuno di Tegalsari. Ia melihat apa yang disiapkan Anies Baswedan sebagai bentuk kepedulian terhadap Islam Nusantara. “Semoga segera bisa terealisasi,” kata Huda.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin

SERING DIBACA

IKUTI KAMI

%d blogger menyukai ini: